Mata kuliah Teori Akuntansi pada tingkat sarjana membahas konsep lebih mendalam tentang dasar-dasar akuntansi, dengan fokus pada aspek konseptual, historis, dan kritis. Mata kuliah ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang prinsip-prinsip dan konsep di balik praktik akuntansi. 

Nama Mata Kuliah     : Akuntansi Perpajakan

Kode Mata Kuliah       : MPP51AK104

Bobot (sks)                   : 3

Semester                      : 6

Jenjang                        : S-1

Dosen Pengampu       : Aliah Ghina S.E., M.Ak., Ak

Nama Universitas        : Universitas Indo Global Mandiri


Deskripsi MK                :

Mata kuliah ini membahas Akuntansi Perpajakan. Mata kuliah ini bertujuan menjelaskan pentingnya Perpajakan dalam Akuntansi, juga dilengkapi dengan praktek untuk memudahkan mahasiswa dalam memahami mata kuliah ini.


Referensi Buku Ajar :

Agoes, Sukrisno dkk. 2013. Akuntansi Perpajakan. Jakarta : SALEMBA EMPAT.

Muljono, Djoko dan Baruni Wicaksono. 2009. Akuntansi Pajak Lanjutan, Jogjakarta : CV. ANDI OFFSET


Tata Tertib Perkuliahan :

Mahasiswa wajib mengisi presensi kehadiran setiap masuk kelas

Presensi dapat diisi 2 jam sebelum kelas dimulai sesuai dengan jadwal perkuliahan

Bagi yang tidak mengisi presensi dianggap tidak hadir pada perkuliahan

Perkuliahan menggunakan metode Synchronous dan Asynchronous Learning

Metode Synchronous menggunakan platform google meeting (link google meeting akan disampaikan melalui wa group)

Metode Asynchronous menggunakan fitur - fitur v-class sesuai dengan pertemuannya 

Mahasiswa wajib mengerjakan tugas, Quiz, UTS dan UAS melalui vclass.uigm.ac.id tidak diperkenankan  mengumpulkan kewajiban tsb melalui email atau wa dosen

Setiap mahasiswa wajib mematuhi aturan - aturan pembelajaran daring.

Mata kuliah ini adalah lanjutan dari Auditing 1 yang membantu mahasiswa dalam mengembangkan pengetahuan mengenai konsep audit berbasis kasus dalam siklus akuntansi. Mata kuliah ini menjelaskan tentang penerapan perencanaan dan prosedur audit atas siklus penjualan, audit atas siklus pengeluaran, audit siklus produksi dan jasa personil, audit siklus investasi dan pembiayaan, audit investasi dan saldo kas, penyelesaian audit dan tanggung jawab setelahnya berkaitan dengan peristiwa kemudian dan penemuan kemudian fakta yang ada pada tanggal laporan auditor, audit persediaan dan pergudangan, laporan auditor atas pertimbangan kemampuan Going Concern entitas dan laporan auditor bentuk baku, jasa atestasi dan jasa assurance.